Potongan Seller TikTok Shop Naik, Begini Nasib Pedagang RI

Potongan Seller TikTok Shop Naik, Begini Nasib Pedagang RI

Tiktok. (Dok. Pexel)

TikTok Shop di Amerika Serikat (AS) memberlakukan kebijakan baru terkait komisi platform yang dibebankan ke penjual (seller). Selama ini, komisi platform ditetapkan 2% ditambah US$ 0,30 per transaksi.

Namun, ke depan para seller TikTok Shop di AS harus membayar komisi 8% untuk mayoritas barang yang dijual di ecommerce tersebut.

Kenaikan ini akan dilakukan secara bertahap, menurut laporan The Information. Pada 1 April 2024 mendatang, komisi akan naik 6%. Lalu mulai 1 Juli 2024, kenaikannya mencapai 8%.

Namun, kenaikan ini tak berlaku https://buddykas.store/ untuk semua produk. Kategori-kategori barang yang relatif lebih mahal seperti barang elektronik akan dibebankan komisi lebih rendah

Penetapan komisi tersebut sebenarnya masih lebih rendah ketimbang yang ditetapkan Amazon, dikutip dari Techco. TikTok juga menerapkan pengurangan subsidi, kecuali untuk produk-produk dengan penjualan tinggi.

Lantas, bagaimana nasib seller TikTok Shop di Indonesia? Juru bicara TikTok Indonesia mengatakan kebijakan di AS tidak akan diterapkan di Tanah Air.

“Saat ini, kami tidak memiliki rencana untuk menerapkan kebijakan yang sama. Fokus kami tetap pada pemberdayaan UMKM lokal di Indonesia” kata dia kepada CNBC Indonesia, Rabu (17/1/2024).

Diketahui, besaran komisi aplikasi yang diterapkan TikTok Shop Indonesia ke para seller berbeda-beda tergantung kategori. Per Juni 2023, ketentuan komisinya sebagai berikut, dikutip dari laman resmi TikTok Seller Indonesia.

  • Kategori Fashion 4,3%
  • Kategori Elektronik (HP, Tablet, dan Peralatan Rumah) 1,9%
  • Kategori Elektronik (Akeseori HP) 4,3%
  • Kategori Elektronik (Aksesori Elektronik Lain) 3,2%
  • Kategori Elektronik (Alat Kantor dan Komputer) 2,7%
  • Kategori Elektroni (Produk Virtual) 1%
  • Kategori Elektronik (Buku, Majalah, dan Audio) 3,6%
  • FMCG (Kecantikan dan Personal Care) 4,3%
  • FMCG (Kesehatan) 3,6%
  • FMCG (Ibu dan Anak) 2,7%
  • FMCG (Fashion Anak) 4,3%
  • Lifestyle (Pasokan Rumah dan Dapur, Perabot, Tekstil, Alat Rumah, Alat Otomotif, Alat Hardware) 3,6%
  • Lifestyle (Peralatan Hewan Peliharaan) 2,7%
  • Lifestyle (Koleksi dan Mainan) 3,2%

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*