RI Bakal Caplok Lagi Saham Freeport, Segini Umur Tambangnya..

freeport Indonesia

Pemerintah Indonesia memiliki rencana untuk menambah jumlah saham di PT Freeport Indonesia (PTFI) sebanyak 10%. Sekarang, Indonesia melalui MIND ID sudah mengusai saham perusahaan milik Amerika Serikat (AS) itu sebesar 51%.

Rencana pemerintah menambah 10% saham Freeport itu diungkapkan langsung oleh Menteri Investasi atau Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia. Ia bilang, pada tahun 2024 potensi utang atas pengambil alihan saham Freeport beberapa waktu yang lalu akan lunas.

“Maka pemerintah sedang memikirkan perpanjangan (IUPK Freeport) dengan penambahan saham, di mana pemerintah nambah saham 10%. Ini sebagai bocoran aja nanti akan kami umumkan resmi, masih dalam pembahasan,” ujar Bahlil dikutip Rabu (3/5/2023).

Lantas jika menengok potensi penerimaan negara dari PT Freeport Indonesia yang masih cukup menjanjikan. Seberapa besar sebetulnya cadangan yang masih tersimpan di tambang yang berlokasi di Papua tersebut dan berapa lama umur tambangnya?

Chairman of The Board & CEO Freeport-McMoRan Richard C. Adkerson membeberkan tambang PTFI yang berada di Tembagapura Papua masih menyimpan banyak cadangan mineral. Bahkan, mineral tersebut masih bisa diolah atau diproses lebih dari tahun 2041.

“Kami percaya sumber daya yang ada (di Tembagapura) bisa melebihi 2041. Kami pun harus mengidentifikasi sumber daya tersebut lewat eksplorasi dan analisis. Kami pun tengah melakukan pembicaraan dengan pemerintah sehingga kami bisa mengambil kesempatan tersebut untuk stakeholders dalam proyek jangka panjang ini,” tutur Adkerson dalam orasi ilmiah di Universitas Hasanuddin, Makassar beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, tambang milik PTFI yang berlokasi di Tembagapura masih belum sepenuhnya dilakukan eksplorasi. PTFI mencatat cadangan yang ada saat ini bisa ditambang hingga 2052.

Setidaknya, masih terdapat sumber daya potensial yang tersimpan sebanyak 3 miliar ton untuk dikembangkan. Berkat cadangan tersebut, potensi pendapatan bagi pemerintah bisa mencapai US$ 80 miliar hingga 2041.

PTFI pun sudah berencana menambah investasi hingga 2041. Investasi yang digelontorkan sebesar US$ 18,6 miliar, termasuk pembangunan smelter kedua di Gresik, Jawa Timur. “Dalam 20 tahun ke depan kita berencana menggelontorkan hampir US$ 20 miliar, yang mana US$ 3 miliar untuk pembangunan smelter di Gresik,” ujar Adkerson.

Bahkan, Sebelumnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) meyakini cadangan mineral mulai dari emas hingga tembaga yang ada di tambang Grasberg, Freeport bisa lebih dari 20 kali lipat dari yang ada saat ini.

Potensi tersebut, kata Presiden Jokowi, dapat dimanfaatkan di dalam negeri, sehingga bisa menciptakan lapangan pekerjaan yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

“Saya meyakini bisa 20 kali, kadang tidak saja bahan mentah, bukan tembaga, tapi emas juga kita kirim. Mana kita tahu? Nanti smelternya jadi emasnya mungkin lebih banyak dari tembaganya tapi kita belum tahu karena ada produksi di smelter,” katanya.

Direktur Portofolio dan Pengembabgan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo mengungkapkan, pihaknya harus siap bila diberi penugasan oleh pemerintah untuk ‘mencaplok’ saham Freeport lebih banyak.

“MIND ID selaku BUMN harus selalu siap bila diberi penugasan oleh pemerintah selaku pemegang saham mayoritas di MIND ID,” jelas dino kepada CNBC Indonesia saat dihubungi, Rabu (3/5/2023).

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*